Dalam Jade Dynasty (Zhu Xian) Season 2 Episode 23 (atau Episode 49), alur cerita mulai berpindah dari kekacauan di Rawa Kematian menuju babak baru yang lebih gelap dan misterius di wilayah Perbatasan Selatan (Southern Border).
Berikut adalah ringkasan kejadian penting dalam episode ini:
1. Keberangkatan ke Perbatasan Selatan
Setelah kegagalan menemukan obat pembangkit jiwa di Gudang Surgawi, Gui Li (Xiao Fan) tidak membuang waktu. Berdasarkan petunjuk dari Xiao Bai, ia memutuskan untuk pergi ke kampung halaman klan penyihir kuno. Di sini, suasana berubah dari hutan rawa yang lembap menjadi pegunungan yang gersang dan penuh dengan kabut beracun.
2. Hubungan Unik Gui Li dan Xiao Bai
Episode ini memperlihatkan kedekatan emosional antara Gui Li dan Xiao Bai. Xiao Bai, yang merupakan rubah ekor sembilan berusia ribuan tahun, bertindak sebagai mentor sekaligus teman bicara bagi Gui Li.
Xiao Bai menceritakan sejarah Dewa Binatang (Beast God) dan hubungannya dengan leluhur klan penyihir.
Ia memperingatkan Gui Li bahwa ilmu hitam di Perbatasan Selatan jauh lebih berbahaya daripada sihir Sekte Iblis yang ia kenal selama ini.
3. Ambisi Raja Hantu dan Formasi Darah
Di sisi lain, Raja Hantu mulai memproses binatang buas yang berhasil ditangkap (Burung Huang). Episode ini memberikan gambaran sekilas tentang persiapan Four Spirit Blood Array (Formasi Darah Empat Roh).
Raja Hantu tampak semakin terobsesi dan kehilangan sisi kemanusiaannya.
Meskipun ia adalah ayah Bi Yao, tujuannya kini mulai bergeser dari sekadar membangkitkan anaknya menjadi ambisi untuk menguasai dunia dengan kekuatan iblis kuno.
4. Ancaman Baru: Bangkitnya Kekuatan Kuno
Saat memasuki wilayah Selatan, Gui Li mulai merasakan aura yang sangat menekan. Ia bertemu dengan suku-suku lokal yang sangat tertutup dan agresif.
Gui Li harus menggunakan kekuatannya untuk menghadapi monster-monster unik yang belum pernah ia temui di dataran tengah.
Episode ini memperkenalkan atmosfer "horror" yang lebih kental, menandakan bahwa ancaman yang akan dihadapi Gui Li bukan lagi sekadar perselisihan antar sekte, melainkan kekuatan purba yang bisa menghancurkan dunia.
5. Jejak Lu Xueqi
Meskipun fokus ada pada perjalanan Gui Li ke Selatan, diperlihatkan juga bahwa Lu Xueqi kembali ke Gunung Qingyun dengan perasaan berat. Ia menerima hukuman atau teguran dari gurunya karena kegagalannya (dan keraguannya) saat berhadapan dengan Gui Li di Rawa Kematian. Namun, tekadnya untuk "menyelamatkan" Xiao Fan dengan caranya sendiri tetap tidak goyah.
Inti Episode Ini:
Episode 49 adalah episode transisi yang sangat penting. Jika sebelumnya motivasi Gui Li adalah mencari benda (obat), sekarang fokusnya berubah menjadi mencari pengetahuan kuno (ilmu sihir klan penyihir). Ini adalah awal dari perkenalan sosok antagonis utama di masa depan, yaitu Beast God.
