Dalam Jade Dynasty (Zhu Xian) Season 2 Episode 24 (atau Episode 50 secara keseluruhan), cerita mencapai klimaks emosional untuk Season 2. Episode ini menandai akhir dari musim kedua dengan fokus utama pada perjalanan Gui Li ke Perbatasan Selatan dan nasib tragis yang terus membayanginya.
Berikut adalah ringkasan jalan cerita penting dalam episode penutup musim ini:
1. Pertemuan dengan Penyihir Agung (Great Sorcerer)
Gui Li (Xiao Fan) akhirnya berhasil menemukan Penyihir Agung dari Klan Penyihir Selatan. Ini adalah momen yang telah dinantikan selama puluhan episode.
Penyihir Agung adalah satu-satunya orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan ritual "Panggil Jiwa" guna membangkitkan Bi Yao.
Meskipun sang Penyihir sudah sangat tua dan lemah, ia setuju untuk membantu Gui Li karena melihat ketulusan hati dan takdir besar yang dipikul pemuda tersebut.
2. Ritual Pembangkitan Jiwa Bi Yao
Momen yang paling mengharukan terjadi saat ritual dimulai. Gui Li membawa tubuh Bi Yao (yang selama ini dijaga oleh es abadi) untuk disatukan kembali jiwanya.
Suasana sangat tegang; Gui Li mempertaruhkan segalanya dalam momen ini.
Namun, takdir berkata lain. Karena luka jiwa Bi Yao yang terlalu parah akibat Sinking Flower Curse sepuluh tahun lalu, ritual tersebut mengalami hambatan besar. Penyihir Agung menggunakan seluruh sisa hidupnya untuk mencoba menyelamatkan jiwa Bi Yao, namun ia akhirnya gugur karena usia dan kelelahan energi.
3. Kegagalan yang Menyakitkan
Episode ini berakhir dengan kesedihan yang mendalam. Meskipun ada sedikit kemajuan, Bi Yao tidak terbangun sepenuhnya.
Kegagalan ini menghancurkan mental Gui Li sekali lagi. Harapan yang sudah ia bangun dengan susah payah selama bertahun-tahun seolah sirna dalam semalam.
Xiao Bai mencoba menenangkan Gui Li, mengingatkannya bahwa meski gagal kali ini, jiwa Bi Yao masih terjaga di dalam Lonceng Emas Hefuan.
4. Transformasi Gui Li (Xiao Fan)
Setelah kematian Penyihir Agung, Gui Li menerima warisan berupa informasi tentang Dewa Binatang (Beast God). Ia menyadari bahwa dunia sedang dalam bahaya besar yang jauh lebih luas daripada sekadar urusan cintanya.
Di akhir episode, terlihat perubahan aura pada diri Gui Li. Ia bukan lagi pemuda yang hanya didorong oleh kesedihan, melainkan sosok yang mulai menerima takdirnya sebagai jembatan antara berbagai kekuatan besar di dunia.
5. Cliffhanger Season 2
Episode 50 ditutup dengan visual yang megah:
Raja Hantu yang semakin dekat dengan penyelesaian Four Spirit Blood Array.
Lu Xueqi yang berdiri di puncak Gunung Qingyun, menatap ke arah Selatan dengan penuh kekhawatiran.
Beast God yang mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan total dari segelnya.
Makna Akhir Season 2
Episode ini menegaskan tema utama Zhu Xian: "Takdir yang Tak Bisa Dilawan." Meskipun Xiao Fan telah memiliki kekuatan luar biasa dari tiga volume Kitab Langit, ia tetap tidak bisa melawan kehendak langit untuk menghidupkan orang yang ia cintai dengan mudah.
Status di Tahun 2026:
Saat ini, cerita telah berlanjut ke Season 3. Jika Anda melanjutkan menonton ke musim berikutnya, Anda akan melihat bagaimana kegagalan di Episode 50 ini membawa Xiao Fan pada petualangan yang lebih besar, di mana ia harus berhadapan langsung dengan kebangkitan Beast God yang mengancam seluruh umat manusia.
