Dalam Jade Dynasty (Zhu Xian) Season 2 Episode 22 (atau Episode 48), cerita berfokus pada konsekuensi setelah runtuhnya Gudang Surgawi dan pertempuran besar antara makhluk mitologi di luar bangunan tersebut.
Berikut adalah poin-poin utama dari jalan ceritanya:
1. Pertempuran Huang Bird vs Ular Hitam (Black Water Snake)
Setelah Gudang Surgawi runtuh, fokus kembali pada pertarungan brutal antara dua monster raksasa. Huang Bird (Burung Kuning), yang merupakan simbol kemurnian dan penjaga langit, akhirnya berhasil menundukkan Ular Hitam Raksasa.
Dalam momen yang dramatis, Huang Bird menggunakan kekuatannya untuk melumpuhkan ular tersebut, yang sebelumnya telah meneror Xiao Fan sejak musim pertama.
Keberhasilan Huang Bird ini menarik perhatian faksi-faksi besar, terutama Sekte Raja Hantu.
2. Intervensi Sekte Raja Hantu
Raja Hantu (ayah Bi Yao) muncul dengan rencana yang jauh lebih besar. Ia tidak datang hanya untuk harta karun, melainkan untuk menangkap binatang buas legendaris.
Menggunakan kekuatan Lonceng Naga (Dragon Vivifying Lute), Raja Hantu mencoba menangkap Huang Bird.
Tujuannya adalah untuk menggunakan kekuatan binatang tersebut sebagai tumbal dalam Formasi Empat Roh (Four Spirit Blood Array) demi mendapatkan kekuatan absolut.
3. Keadaan Xiao Fan (Gui Li)
Xiao Fan keluar dari reruntuhan Gudang Surgawi dalam keadaan emosi yang tidak stabil. Meskipun ia baru saja menyerap Kitab Langit Volume 3, ia merasa hampa karena "Obat Keabadian" yang ia harapkan bisa membangkitkan Bi Yao ternyata telah hancur atau hilang dalam kekacauan.
Ia terlihat semakin terasing dari orang-orang di masa lalunya (Lin Jingyu dan murid Qingyun lainnya).
Xiao Bai tetap setia mendampinginya, memberinya nasihat agar tidak tenggelam dalam kegelapan.
4. Lu Xueqi dan Konflik Batin
Lu Xueqi yang berhasil selamat dari reruntuhan melihat betapa jauh Xiao Fan telah berubah. Episode ini memperlihatkan kesedihan di mata Xueqi saat menyadari bahwa sosok Xiao Fan yang dulu jujur dan polos kini benar-benar telah menjadi Gui Li, sang Wakil Ketua Sekte Iblis yang haus kekuatan demi cinta yang tragis.
5. Akhir dari Arc Rawa Kematian
Episode ini merupakan penutup dari intensitas di Rawa Kematian. Para murid sekte lurus terpaksa mundur karena kekuatan Sekte Raja Hantu yang terlalu dominan saat itu. Xiao Fan pun memutuskan untuk mengikuti langkah selanjutnya yang disarankan oleh Xiao Bai, yaitu menuju ke Wilayah Selatan untuk mencari kebenaran tentang teknik sihir kuno.
Hal Penting di Episode Ini:
Kekuatan Raja Hantu: Kita mulai melihat ambisi gila Raja Hantu yang tidak peduli lagi pada cara-cara moral, bahkan jika itu membahayakan Xiao Fan.
Transformasi Kekuatan: Gabungan tiga volume Kitab Langit mulai mengubah warna energi (aura) Xiao Fan, membuatnya memiliki kekuatan yang sangat unik di dunia kultivasi.
Langkah Selanjutnya
