Langsung ke konten utama

Jade Dynasty

Jade Dynasty Season 3 Episode 59

  Dalam   Jade Dynasty Season 3 Episode 59 , ketegangan antara perasaan pribadi dan kewajiban terhadap dunia mencapai puncaknya, terutama bagi hubungan Zhang Xiaofan dan Lu Xueqi. Berikut adalah ringkasan cerita penting dalam episode ini: 1. Pertemuan di Tebing Patah Hati Setelah penolakan Xiaofan di episode sebelumnya, Lu Xueqi kembali menemui Xiaofan (Gui Li). Pertemuan ini sangat emosional karena Xueqi sekali lagi menegaskan bahwa ia bersedia melepaskan statusnya di Sekte Qingyun demi bersamanya. Xueqi mengungkapkan bahwa ia tidak peduli jika dunia menganggap mereka sesat, asalkan Xiaofan mau berhenti dari jalan kehancuran. Xiaofan, meski sangat tersentuh, masih terbelenggu oleh rasa bersalah terhadap Biyao dan kebenciannya pada masa lalu, sehingga menciptakan jarak yang menyakitkan di antara mereka. 2. Penolakan Tegas Lu Xueqi terhadap Li Xun Li Xun dari Lembah Fenxiang mencoba mendekati Xueqi untuk membicarakan rencana perjodohan dan aliansi mereka. Namun, Xueqi memberika...

Swallowed Star EP 205 Sub Indo

1. Dominasi Luo Feng di Dunia Pertempuran

Luo Feng (Kaisar Sungai Pedang) telah menyelesaikan ribuan pertempuran di Dunia Kemuliaan. Rekor kemenangannya yang luar biasa (lebih dari 610.000 poin kemuliaan dari 620.000+ pertempuran) membuat ras-ras puncak seperti Ras Iblis, Ras Otomaton, dan Ras Serangga merasa terancam  Mereka menyadari bahwa jika Luo Feng dibiarkan terus berkembang, ia akan menjadi ancaman besar bagi mereka di masa depan 

2. Rencana Pembunuhan oleh Ras Musuh

Karena Luo Feng berada di Pulau Bauhinia yang dilindungi oleh Sekolah Dewa Leluhur, ras musuh tidak bisa menyerangnya secara langsung. Mereka menggunakan strategi "bom bunuh diri" dengan mengirim Kesatria Penelan Lumpur (Mud Wallower Knight) dari ras asing untuk membunuh Luo Feng saat ia keluar dari istananya 

3. Detik-detik Serangan dan "Kematian" Luo Feng

Ketika Luo Feng melangkah keluar dari rumahnya untuk menerima warisan, Kesatria Penelan Lumpur segera membakar tubuh ilahinya dan menyerang dengan kekuatan penuh 

  • Serangan Jiwa: Musuh mencoba mengendalikan jiwa Luo Feng, namun gagal karena pertahanan menara mutiara di jiwa Luo Feng 

  • Serangan Fisik: Musuh menggunakan lidah raksasa berlumpur yang korosif untuk menjerat dan menghancurkan tubuh Luo Feng hingga meledak 

  • Pembalasan Danau Aurora: Segera setelah serangan terjadi, sistem pertahanan Danau Aurora Lima Warna aktif dan memusnahkan Kesatria Penelan Lumpur dalam sekejap karena melanggar aturan Pulau Bauhinia 

4. Kejutan: Luo Feng Masih Hidup

Seluruh pewaris di Pulau Bauhinia sempat mengira Luo Feng telah mati. Namun, harta miliknya seperti Sayap Si Wu dan Menara Mutiara tidak hilang, melainkan terbang kembali ke dalam istananya 

  • Luo Feng ternyata memiliki teknik Tubuh Ganda (melalui tubuh Mosha). Tubuh yang hancur hanyalah salah satu tubuhnya, sementara inti kehidupannya tetap aman 

  • Budak jiwanya, Kaisar Hati yang Terhormat, mengonfirmasi bahwa tuannya masih hidup. Tak lama kemudian, Luo Feng muncul kembali dengan zirah perak, membuat semua orang terkejut 

5. Perlindungan Khusus dari Sekolah Dewa Leluhur

Sekolah Dewa Leluhur memberikan peringatan keras bahwa siapapun yang mencoba membunuh Luo Feng akan diburu selamanya Luo Feng kemudian memutuskan untuk mengirim inti kehidupannya ke wilayah manusia yang lebih aman sebelum ia melanjutkan petualangannya ke wilayah rahasia untuk mencari bentuk kehidupan unik sebagai tubuh ketiganya 

Episode ini ditutup dengan persiapan Luo Feng untuk menjelajahi wilayah rahasia Sekolah Dewa Leluhur guna memperkuat dirinya menuju tingkat Abadi.