Dalam Jade Dynasty (Zhu Xian) Season 2, Episode 18 (Episode 44), cerita mencapai salah satu momen paling ikonik dan emosional, yaitu pelarian besar dari Lembah Fenghuang dan interaksi mendalam antara Gui Li dengan sosok misterius Xiao Bai.
Berikut adalah ringkasan kejadian penting di Episode 18:
1. Pelarian dari Menara Pembakar Surga
Setelah berhasil melepaskan rantai yang mengikat Xiao Bai (Rubah Ekor Sembilan), Gui Li harus membantunya melarikan diri dari kepungan para murid dan tetua Lembah Fenghuang. Meskipun Xiao Bai baru saja bebas setelah terpenjara selama ratusan tahun, ia menunjukkan sisa-sisa kekuatan dahsyatnya yang membuat para pengejar kewalahan.
2. Dialog Filosofis: Siapa yang Sebenarnya Iblis?
Saat mereka beristirahat dalam pelarian, terjadi percakapan mendalam antara Xiao Bai dan Gui Li. Xiao Bai, dengan kebijaksanaan kunonya, menggoda sekaligus menasihati Gui Li tentang obsesinya terhadap Bi Yao. Xiao Bai menyadari bahwa kemarahan dan kebencian yang selama ini mendorong Gui Li justru menjadi penghalang baginya untuk benar-benar memahami Kitab Suci Surgawi secara utuh.
3. Kemunculan Kembali Lu Xueqi
Di sisi lain, faksi Qing Yun dikirim untuk menyelidiki keributan di Lembah Fenghuang. Lu Xueqi sekali lagi berada dalam posisi di mana ia melihat sosok Gui Li dari kejauhan. Ada ketegangan antara sekte Qing Yun dan Lembah Fenghuang; Qing Yun mulai curiga bahwa Lembah Fenghuang tidak sejujur yang mereka kira, sementara Lembah Fenghuang malu karena pertahanan mereka ditembus oleh satu orang.
4. Kekuatan Sejati Xiao Bai
Dalam satu adegan pertempuran saat mereka terpojok, Xiao Bai akhirnya berubah ke bentuk aslinya (meskipun belum sepenuhnya karena kekuatannya belum pulih total). Kekuatan ilusi dan sihir rubahnya memberikan jalan bagi Gui Li untuk keluar dari wilayah musuh. Kehadiran Xiao Bai memberikan "warna" baru pada perjalanan Gui Li yang selama ini sangat kesepian.
5. Pencarian Binatang Suci Berikutnya
Episode ini berakhir dengan kesepakatan antara Gui Li dan Xiao Bai. Xiao Bai setuju untuk membantu Gui Li mencari bahan-bahan dan informasi untuk membangkitkan Bi Yao, namun dengan imbalan Gui Li harus membantunya menyelesaikan urusan masa lalunya. Mereka kini menjadi duo yang sangat ditakuti oleh golongan putih maupun hitam.
Poin Menarik:
Episode ini menunjukkan sisi "manusiawi" Gui Li yang mulai sedikit melunak berkat sifat Xiao Bai yang santai dan penuh canda, kontras dengan Gui Li yang selalu serius dan dingin.
