Dalam serial donghua Jade Dynasty (Zhu Xian), Season 2 Episode 19 secara keseluruhan dihitung sebagai Episode 45. Episode ini merupakan bagian penting dari arc Rawa Kematian (Death Swamp) dan perjalanan Xiao Fan (yang kini dikenal sebagai Gui Li) untuk membangkitkan Bi Yao.
Berikut adalah ringkasan alur ceritanya:
1. Petunjuk dari Xiao Bai (Rubah Langit Ekor Sembilan)
Fokus utama episode ini adalah interaksi antara Gui Li dan Xiao Bai, rubah legendaris yang baru saja ia selamatkan dari Lembah Pembakaran Dupa (Incense Burning Valley). Xiao Bai memberikan informasi krusial mengenai teknik kuno dari Klan Penyihir Selatan (Southern Witch Clan). Ia memberitahu Gui Li bahwa ada cara untuk mengumpulkan kembali jiwa yang hancur menggunakan teknik pembangkit jiwa mereka.
2. Harapan untuk Bi Yao
Mendengar hal ini, harapan Gui Li kembali membara. Baginya, menyelamatkan Bi Yao adalah satu-satunya tujuan hidupnya saat ini. Xiao Bai juga terkesan dengan keteguhan hati Gui Li, namun ia memperingatkan bahwa perjalanan ke wilayah Klan Penyihir sangatlah berbahaya dan penuh dengan ilmu hitam yang mematikan.
3. Pertemuan Kembali dengan Lu Xueqi
Di sela-sela misinya, Gui Li kembali berpapasan dengan Lu Xueqi di area Rawa Kematian. Hubungan mereka semakin rumit; di satu sisi mereka berada di sekte yang berseberangan (Benar vs Iblis), namun di sisi lain masih ada perasaan mendalam di antara keduanya. Adegan ini menekankan konflik batin Gui Li yang merindukan masa lalunya di Gunung Qingyun namun tidak bisa kembali.
4. Perburuan Harta Karun di Rawa Kematian
Faksi-faksi besar mulai berkumpul di tengah rawa karena munculnya cahaya surgawi yang menandakan adanya harta karun kuno. Gui Li harus waspada tidak hanya terhadap sekte-sekte lurus, tetapi juga intrik internal di dalam Sekte Raja Hantu (Ghost King Sect).
Detail Produksi
Tanggal Rilis Asli: Juli 2024.
Status (Tahun 2026): Saat ini cerita sudah jauh melampaui episode ini. Jika Anda mengikuti rilis terbaru, donghua ini sudah memasuki Season 3 yang mengeksplorasi lebih dalam tentang Beast God (Dewa Binatang).
