Jade Dynasty (Zhu Xian) Season 2, Episode 15 (Episode 41
Dalam Jade Dynasty (Zhu Xian) Season 2, Episode 15 (Episode 41 secara keseluruhan), cerita semakin dalam mengeksplorasi sisi gelap dari ambisi kekuatan dan kesedihan yang mendalam dari Gui Li.
Berikut adalah poin-poin utama yang terjadi dalam episode ini:
1. Ambisi Raja Hantu dan Pengorbanan
Raja Hantu (Ghost King) semakin terobsesi untuk mengaktifkan Formasi Empat Binatang Suci (Four Spirit Blood Formation). Dalam episode ini, ia mulai memberikan tekanan lebih besar kepada Gui Li. Meskipun Gui Li adalah aset terkuatnya, hubungan mereka murni didasarkan pada tujuan masing-masing: Raja Hantu menginginkan dominasi dunia, sementara Gui Li hanya menginginkan Bi Yao kembali.
2. Kondisi Bi Yao yang Memburuk
Salah satu momen paling menyedihkan di episode ini adalah ketika Gui Li kembali ke sisi tubuh Bi Yao. Meskipun ia telah mendapatkan Kitab Suci Volume 3, ia menyadari bahwa kekuatan tersebut tetap tidak cukup untuk membangkitkan jiwa Bi Yao secara instan. Kesedihan Gui Li di sini sangat ditonjolkan, memperlihatkan bahwa di balik sosoknya yang kejam sebagai "Wakil Master Sekte", ia hanyalah pria yang hancur karena kehilangan cintanya.
3. Munculnya Musuh Baru dan Pengkhianatan
Di dalam internal faksi Iblis, persaingan antara Gui Li, Qin Wuyan, dan Jin Ping'er semakin tajam. Mereka masing-masing memiliki agenda sendiri. Ada intrik politik di mana beberapa pihak mencoba memanfaatkan ketidakstabilan emosi Gui Li untuk menjatuhkan posisinya di mata Raja Hantu.
4. Pergerakan Sekte Qing Yun
Di sisi lain, Sekte Qing Yun mulai menyadari bahwa ancaman dari Sekte Raja Hantu sudah mencapai level yang tidak bisa diabaikan. Para tetua sekte mulai mendiskusikan rencana untuk menghadapi kebangkitan kekuatan iblis. Lu Xueqi terus berada dalam tekanan batin; ia dihukum atau setidaknya ditegur karena kegagalannya (atau keengganannya) untuk membunuh Gui Li di Rawa Kematian.
5. Persiapan Perburuan Binatang Legendaris Berikutnya
Episode ini berakhir dengan persiapan Gui Li untuk misi selanjutnya. Raja Hantu memerintahkannya untuk melacak keberadaan binatang suci berikutnya yang diperlukan untuk formasi darah. Ini menetapkan panggung untuk petualangan baru di luar wilayah Rawa Kematian.
Tema Utama Episode 15:
Episode ini lebih menekankan pada pengembangan karakter dan intrik politik daripada aksi fisik besar-besaran. Kita melihat bagaimana Gui Li semakin terisolasi secara emosional, hanya didorong oleh obsesinya pada Bi Yao, sementara dunia di sekitarnya bersiap untuk perang besar.
