Jade Dynasty (Zhu Xian) Episode 78 adalah episode penutup (Season Finale) untuk Musim ke-3. Episode ini sangat emosional dan menjadi titik balik besar bagi perjalanan Gui Li sebelum memasuki busur cerita baru.
Berikut adalah ringkasan cerita Episode 78:
1. Pelarian dari Lembah Pembakaran Dupa
Setelah berhasil membebaskan Xiao Bai (Rubah Ekor Sembilan) di episode sebelumnya, Gui Li dan Xiao Bai harus melarikan diri dari kejaran para murid dan tetua Lembah Pembakaran Dupa. Dalam pelarian ini, Xiao Bai menunjukkan wujud manusianya yang cantik dan memikat, namun ia juga terkejut melihat betapa dalamnya kegelapan dan kesedihan yang terkubur di dalam hati Gui Li.
2. Dialog Mendalam antara Gui Li dan Xiao Bai
Ini adalah bagian inti dari episode ini. Xiao Bai, yang telah hidup ribuan tahun, menjadi semacam mentor atau teman bicara bagi Gui Li.
Xiao Bai bertanya tentang alasan Gui Li mempertaruhkan nyawa demi membebaskannya.
Gui Li mengungkapkan bahwa tujuannya tetap sama: mencari cara untuk membangkitkan Bi Yao.
Xiao Bai memberitahu Gui Li tentang keberadaan Dukun Besar (Great Shaman) di perbatasan selatan yang mungkin memiliki sihir pemanggil jiwa yang mampu menyelamatkan Bi Yao.
3. Pertemuan Singkat dengan Lu Xueqi
Sebelum benar-benar meninggalkan wilayah tersebut menuju Selatan, ada momen melankolis yang melibatkan Lu Xueqi. Meskipun mereka tidak selalu bertarung secara fisik, tatapan mata dan suasana di antara mereka menunjukkan konflik batin yang luar biasa. Xueqi menyadari bahwa Gui Li semakin menjauh dari dunia yang ia kenal, sementara Gui Li merasa tidak mungkin lagi kembali ke masa lalunya di Gunung Qing Yun.
4. Menuju Wilayah Selatan (Southern Border)
Episode ini berakhir dengan Gui Li, ditemani oleh Xiao Bai dan monyet setianya, Xiao Hui, memulai perjalanan jauh menuju wilayah selatan yang misterius dan berbahaya. Ini adalah persiapan untuk Arc Southern Border yang akan menjadi fokus utama di Season 4.
5. Ending yang Menggantung (Cliffhanger)
Di akhir episode, diperlihatkan cuplikan singkat yang menunjukkan bahwa kekuatan kuno di wilayah selatan mulai bangkit, dan ancaman yang lebih besar dari sekadar perselisihan antara sekte lurus dan iblis mulai mengintai dunia.
Kesimpulan Season 3
Season 3 ditutup dengan status Gui Li yang bukan lagi sekadar "anak muda yang tersesat," melainkan sosok yang sangat kuat namun kesepian. Hubungannya dengan Xiao Bai memberikan dinamika baru karena Xiao Bai adalah satu-satunya karakter yang bisa memahami posisi Gui Li tanpa menghakiminya.
