Pada Jade Dynasty (Zhu Xian) Season 2 Episode 26 (atau episode 52 secara keseluruhan), cerita mencapai puncak ketegangan yang sangat emosional dan krusial bagi perjalanan hidup Zhang Xiaofan.
Berikut adalah ringkasan poin-poin penting dalam episode tersebut:
1. Pertempuran di Gunung Qingyun
Episode ini berfokus pada invasi besar-besaran faksi Iblis (Ghost King Sect dan aliansinya) ke markas besar faksi Kebajikan, Gunung Qingyun. Pertempuran berlangsung sangat sengit dan memakan banyak korban di kedua belah pihak.
2. Kebangkitan Pedang Zhu Xian
Dalam kondisi terdesak, Daoxuan (Ketua faksi Qingyun) terpaksa menggunakan senjata pamungkas yang sangat mematikan namun berbahaya: Pedang Zhu Xian. Kekuatan pedang ini sangat besar hingga mampu menghancurkan ribuan musuh dalam sekejap, namun pedang ini juga memiliki aura haus darah yang bisa mempengaruhi penggunanya.
3. Pengungkapan Rahasia Xiaofan
Di tengah kekacauan, rahasia Zhang Xiaofan terbongkar sepenuhnya. Ia diketahui memiliki teknik dari dua aliran yang berlawanan (Qingyun dan Tianyin) serta menggunakan Sinister Bead (pusaka faksi iblis). Hal ini membuat para tetua faksi Kebajikan menganggap Xiaofan sebagai pengkhianat.
4. Pengorbanan Terbesar Bi Yao
Ini adalah momen paling ikonik dalam seri ini. Saat Daoxuan melihat Xiaofan mulai kehilangan kendali karena amarah, ia mengarahkan serangan pedang Zhu Xian yang mematikan ke arah Xiaofan.
Bi Yao, yang sangat mencintai Xiaofan, tidak tinggal diam.
Ia menggunakan mantra terlarang "Great Fanaticism" (Mantra Pengorbanan Darah) untuk memblokir serangan pedang Zhu Xian demi menyelamatkan nyawa Xiaofan.
Sebagai harganya, jiwa Bi Yao hancur, dan tubuhnya jatuh tak bernyawa. Namun, berkat lonceng emasnya (Hehuan Bell), satu sisa jiwanya berhasil terselamatkan di dalam lonceng tersebut, mencegahnya menghilang selamanya.
5. Transformasi Menjadi Gui Li
Episode berakhir dengan duka yang mendalam. Kematian (atau kondisi koma) Bi Yao menghancurkan hati Xiaofan sepenuhnya. Ia kehilangan kepercayaan pada faksi Kebajikan yang selama ini ia bela. Momen ini menandai berakhirnya sosok "Zhang Xiaofan" yang polos dan dimulainya era baru sebagai Gui Li, sang Wakil Ketua Ghost King Sect yang dingin.
Kesimpulan Inti:
Episode ini adalah tragedi. Meskipun faksi Iblis berhasil dipukul mundur, harganya sangat mahal bagi Xiaofan karena ia kehilangan wanita yang paling dicintainya akibat serangan dari gurunya sendiri.
