Dalam Jade Dynasty Season 3 Episode 54 (atau dikenal juga sebagai Zhu Xian), cerita berfokus pada upaya terakhir Zhang Xiaofan (Gui Li) untuk membangkitkan Biyao yang telah tertidur selama sepuluh tahun.
Berikut adalah ringkasan cerita penting dalam episode tersebut:
1. Kedatangan Penyihir Agung di Sekte Raja Hantu
Zhang Xiaofan akhirnya berhasil membawa Penyihir Agung dari Suku Selatan ke markas Sekte Raja Hantu Meskipun kondisinya sangat lemah, Penyihir Agung berjanji akan mengerahkan seluruh kemampuannya untuk memanggil kembali jiwa Biyao yang tersisa di dalam Lonceng Akasia
2. Ritual Kebangkitan Biyao
Ritual dimulai dengan persiapan yang rumit, di mana hanya Zhang Xiaofan dan Raja Hantu (ayah Biyao) yang diperbolehkan membantu di dalam ruangan agar tidak ada terlalu banyak energi orang hidup yang mengganggu
Penyihir Agung menggunakan darah dan mantra kuno untuk membuka segel Lonceng Akasia
Saat ritual berlangsung, jiwa Biyao sempat muncul di hadapan Xiaofan . Momen ini sangat emosional karena Xiaofan akhirnya bisa melihat sosok Biyao kembali setelah 10 tahun penantian
3. Kegagalan Ritual yang Tragis
Di tengah proses penyatuan jiwa ke tubuh Biyao, terjadi penolakan dari energi alam. Lilin-lilin ritual tiba-tiba padam dan tempat tersebut bergetar hebat
Kuas mantra yang digunakan Penyihir Agung hancur, dan jiwa Biyao yang hampir menyatu perlahan memudar dan menghilang di depan mata Xiaofan
Penyihir Agung akhirnya jatuh pingsan karena kelelahan dan luka dalam. Ritual tersebut dinyatakan gagal, yang berarti harapan untuk membangkitkan Biyao tampak musnah sepenuhnya
4. Ancaman Baru: Kebangkitan Dewa Binatang
Di sisi lain, dunia menghadapi ancaman besar. Dewa Binatang (Beast God) telah bangkit sepenuhnya dan mulai melepaskan wabah monster serta serangga untuk membinasakan umat manusia [la berambisi menghancurkan dunia sebagai bentuk pengabdian atau "pemakaman" bagi Linglong, wanita yang dicintainya
5. Pergerakan Lembah Fenxiang
Menyadari bencana dunia yang mendekat, penguasa Lembah Fenxiang, Yun Yilan, muncul dari meditasinya Ia berencana memimpin murid-muridnya dan bekerja sama dengan Sekte Qingyun serta Sekte Tianyin untuk menghadapi ancaman Dewa Binatang tersebut
Episode ini ditutup dengan kesedihan mendalam Zhang Xiaofan yang harus menerima kenyataan pahit bahwa perjuangannya selama satu dekade tidak membuahkan hasil sesuai harapan
